Ada hal yang tidak bisa dimengerti oleh orang awam dari
para penggemar Kpop. Entah kenapa dan dari mana dimulainya, stereotip pertama yang
orang awam katakan untuk Korean Boy Group atau boyband adalah homo. Gue sih
memaklumi. Ya... apa lagi coba yang bisa kalian pikirkan tentang cowok-cowok feminim
yang saling berpelukan satu sama lain, megang-megang tangan sampai cium-ciuman.
Gue sangat memaklumi.
Lalu kemudian para juru bicara fans Kpop akan memberi pembelaan
jika itu adalah sekedar perbedaan budaya. Orang Korea sangat suka menunjukkan
kedekatan mereka dengan skinship. Entah itu perempuan atau laki-laki.
Bagi gue, alasan ini memang ada benarnya. Tetapi tidak cukup membenarkan.
Menunjukkan kedekatan dengan skinship itu gak Cuma ada di Korea tapi dimana
saja. Yang membedakan adalah skinship di antara para anggota boyband itu sudah
layaknya couple beneran. Dan ternyata orang Korea saja gak semuanya suka
skinship macam ini.
Mereka para orang awam (termasuk orang Korea yang gak suka
boyband) merasa heran kenapa fans kpop suka memasang-masangkan pria dengan pria
terutama para member grup favoritnya. Terlepas dari para member yang suka
melakukan crossdressing dan berpenampilan feminin, para fans kayaknya lebih
rela kalau bias mereka punya hubungan dengan sesama jenis dari pada lain jenis.
Ngaku
gak.

